Konkercab II PGRI Sigaluh 2026–2030 Perkuat Soliditas Guru, Sepakati Agenda Peringatan HUT PGRI ke-81

PGRIBANJARNEGARA-Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Sigaluh menggelar Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) II masa bakti 2026–2030 di Rumah Makan Pacean, Desa Sempol, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, Kamis (5/11/2026). Kegiatan yang diikuti 65 peserta tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan program kerja dan agenda kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2026.

Konkercab II mengusung semangat “Guru Hebat, Indonesia Kuat” serta “Solidaritas Guru yang Berkualitas untuk Menuju Indonesia Unggul dan Berdaulat”. Forum ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi ruang musyawarah untuk memperkuat komitmen, solidaritas, dan profesionalisme guru.

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Sigaluh menggelar Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) II masa bakti 2026–2030 di Rumah Makan Pacean, Desa Sempol, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, Kamis (5/11/2026). Kegiatan yang diikuti 65 peserta tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan program kerja dan agenda kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2026.

Konkercab II mengusung semangat “Guru Hebat, Indonesia Kuat” serta “Solidaritas Guru yang Berkualitas untuk Menuju Indonesia Unggul dan Berdaulat”. Forum ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi ruang musyawarah untuk memperkuat komitmen, solidaritas, dan profesionalisme guru.

Sementara itu, Wakil Ketua PGRI Kabupaten Banjarnegara, Suwandi, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konkercab II PGRI Cabang Sigaluh. Ia berharap forum tersebut menjadi landasan bagi pengurus cabang dan ranting dalam menjalankan roda organisasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Suwandi, momentum Bulan Guru pada November tidak semestinya hanya dimaknai sebagai perayaan dan ungkapan kegembiraan. Lebih dari itu, Bulan Guru harus menjadi ruang refleksi untuk melihat sejauh mana kehadiran guru memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Guru harus terus meningkatkan kapasitas, kapabilitas, dan kompetensinya. Pengabdian guru tidak cukup hanya melalui kegiatan mengajar, tetapi juga membimbing dan mendidik secara profesional agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak baik, dan memiliki karakter positif,” pesannya.

Dari unsur pemerintah kecamatan, Camat Sigaluh Dampak Firmansyah, S.STP., mengajak seluruh anggota PGRI untuk menjaga kebersamaan di tengah perbedaan latar belakang dan asal daerah. Menurut dia, perbedaan bukanlah penghalang untuk membangun kerja sama selama seluruh anggota memiliki tujuan yang sama.

Beliau menekankan pentingnya totalitas dalam menjalankan tugas, saling mendukung, serta mengarahkan setiap aktivitas organisasi pada tujuan yang telah disepakati. Kegiatan organisasi, lanjutnya, juga harus menjadi ruang silaturahmi yang bermakna melalui komunikasi, pertukaran gagasan, berbagi pengalaman, dan peningkatan pengetahuan.

“Silaturahmi bukan sekadar berkumpul. Di dalamnya harus ada komunikasi, tukar pikiran, berbagi ilmu, dan solidaritas. Dengan demikian, kebersamaan yang terbangun benar-benar memberikan manfaat bagi semua,” ungkapnya.

Selain membahas penguatan organisasi dan program kerja, Konkercab II juga menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait peringatan HUT ke-81 PGRI dan HGN 2026. Beberapa agenda yang disepakati antara lain pemasangan spanduk atau banner HUT PGRI, pelaksanaan jalan sehat pada 18 November 2026, serta ziarah ke makam Dr. H. Sulistiyo, M.Pd. pada 19 November 2026.

Ketua PGRI Cabang Sigaluh, Eka Budi Saputro, S.Pd., menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga kegiatan Konkercab II dapat berlangsung lancar dan sukses. Ia juga mengapresiasi kehadiran serta dukungan dari unsur pemerintah kecamatan, PGRI Kabupaten Banjarnegara, Korwilcamdikpora, dan seluruh tamu undangan.

Eka berharap seluruh keputusan yang telah dihasilkan melalui musyawarah dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sesuai amanat organisasi. Ia juga mengajak seluruh pengurus cabang, pengurus ranting, dan anggota untuk terus menjaga kekompakan serta meningkatkan solidaritas.

“Harapan kami, hasil Konkercab II ini tidak berhenti sebagai keputusan di atas kertas, tetapi benar-benar dilaksanakan bersama. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat organisasi, meningkatkan pelayanan kepada anggota, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan,” ujarnya.

Melalui Konkercab II ini, PGRI Cabang Sigaluh diharapkan semakin solid dan profesional dalam menjalankan peran organisasi. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu memperkuat pengabdian guru, tidak hanya bagi anggota organisasi, tetapi juga bagi masyarakat dan dunia pendidikan secara luas.***(Lia F_Kominfo PGRI Cabang Sigaluh)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *